A Coffee Table


Never start to build your dreams with no plan ..

Setiap orang/individu, pasti punya mimpi indah untuk masa depannya. Butuh motivasi, kerja keras dan semangat tinggi, untuk mewujudkan mimpi tersebut. Bukan hanya perencanaan saja, tapi juga harus didukung dengan konsistensi, serta langkah nyata dalam merajut mimpi.

“Cara paling efektif mencapai masa depan yang cerah adalah dengan Menghadapi masa kini secara berani dan konstruktif.” – Rollo May

Investasi di Pasar Modal/Uang atau Trading, selayaknya menjadi salah satu dari rangkaian langkah dalam mewujudkan impian. Pada kesempatan dan di Blog ini, OpisBoi mencoba mengedepankan bagaimana sebaiknya menjadi SMART TRADER.

Yang perlu di ingat Trading adalah “Zero Sum Game”, … Kemenangan di satu sisi, dapat menjadi Kekalahan di sisi yang lain. … Alasan saya mengutarakan hal tersebut; tidak perlu dipungkiri lagi, bahwasanya trader seringkali hanya berpikir bagaimana caranya mencari keuntungan sebesar-besar/banyak-banyaknya. Tapi lupa untuk memperhitungkan resiko yang akan dihadapi pada setiap keputusan trading yang di ambil.

Dalam dunia investasi, yang diperjual/belikan adalah EKSPEKTASI yang didalamnya selalu ada RESIKO. Atas dasar inilah, OpisBoi mencoba kembali mengajak teman teman Trader (ataupun yang berencana untuk trading saham/forex) untuk senantiasa mengingat; ” the market is always right; don’t over-trade; never argue with the tape; use stop losses, and always trade with the primary trend of the market

Almost anyone can learn the mechanics of trading. It’s the psychological pitfalls that make trading one of the most challenging activities. No matter your skill level, it’s important to remember and obey the rules of engagement — another word for discipline.

Beberapa parameter/faktor dominan yang seringkali terlewatkan oleh kita;

  1. KNOW YOURSELF; sebelum melakukan aktifitas trading atau “entry the market” sebaiknya kenali dulu karakter ataupun sifat kita. Apakah kita termasuk pribadi yang berani mengambil resiko (Risk Taker) atau justru kita cenderung bersifat hati hati dalam mengambil tindakan atau menentukan keputusan (Risk Averse). Menjadi penting karena dalam trading akan menentukan seberapa besar faktor psikologis maupun faktor resiko yang harus dipertimbangkan, sekaligus dijaga. Seyogyanya Risk Averse menentukan pilihan trading terhadap saham-saham yang bersifat defensive, dengan tingkat volatilitas pergerakan harga yang rendah, serta memiliki nilai atau kinerja yang senantiasa bertumbuh atau positif.
  2. SET YOUR GOALS; atau menentukan sejak dini tujuan dari investasi ataupun trading seringkali diabaikan pada saat kita sudah asik trading atau larut dalam suasana/dinamika pasar. Berdasarkan pengamatan OpisBoi, tujuan trading cukup bervariasi. Dirasakan penting untuk menentukan sejak awal, karena akan berkaitan dengan (a) Holding Period; (b) Capital/Fund Allocation; (c) Analytical Approach (Fundamental or Technical Analysis, or Combination); (d) Entry/Exit Strategy; Adapun tujuan trading/investasi pada umumnya, adalah mencari: (1) penghasilan tambahan: suatu kondisi dimana karyawan/karyawati yang telah memiliki penghasilan tetap, namun merasakan kurang mencukupi untuk sekedar kebutuhan sekunder atau life-style. Maka penentuan Holding Period akan menjadi lebih pendek, Capital/Fund Allocation relatif terbatas, Analytical Approach yang dipilih mungkin akan lebih di dominasi oleh pendekatan teknikal sekaligus untuk menentukan entry/exit strategy; (2) tabungan masa depan atau hari tua: suatu kondisi dimana kebutuhan untuk kelangsungan hidup di masa akan datang, dirasakan menjadi suatu keharusan yang wajib terpenuhi serta antisipasi resiko keadaan dimana suatu saat kita akan menjadi tidak lagi produktif karena usia, kecelakaan/musibah, pensiun, PHK, ataupun keadaan lain. Maka Holding Period akan menjadi lebih panjang dibandingkan dengan tujuan sekedar mencari penghasilan tambahan, Capital/Fund Allocation relatif lebih besar serta berkesinambungan (layaknya menabung) dan merupakan “Idle Fund“, sementara Analytical Approach yang diperlukan harus melalui tahapan yang lebih kompleks dan defensive, oleh karenanya dibutuhkan pendekatan Fundamental yang lebih dominan, sementara pendekatan Teknikal lebih untuk menentukan kapan dan di harga berapa saat yang tepat untuk masuk (entry points) atau keluar (realisasi pendapatan akhir atau exit points)
  3. MANAGE THE RISK; seperti disinggung pada point (1), dimana dalam berinvestasi pasti ada resiko yang harus di pertimbangkan serta dikelola dengan sebaik-baiknya. OpisBoi menganggap cukup manusiawi, apabila yang pertama kali diperhitungkan adalah resiko Kerugian. Dalam menentukan resiko kerugian, yang harus dipertimbangkan adalah; seberapa besar kemampuan kita menyerap resiko tersebut. Menurut hemat OpisBoi, resiko untuk membatasi Keuntungan pun tidak kalah pentingnya. Sebab, tanpa membatasi resiko keuntungan akan terjadi dengan apa yang sering disebut “NYANGKUT“.

Karenanya, menjadi sangat penting bagi kita untuk senantiasa Merencanakan Trading (Trading Plan).

PLAN YOUR TRADE & TRADE YOUR PLAN

Selanjutnya OpisBoi akan mencoba untuk berbagi tips, “How to Ride The Market

Advertisements

Comments are closed.

Powered by WordPress.com.

Up ↑

%d bloggers like this: